Tampilkan postingan dengan label Kepramukaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kepramukaan. Tampilkan semua postingan
Salam Pramuka,
Sekedar Share seputar Visi Pramuka yang harus diketahui oleh anggota pramuka untuk memperkokoh akan pengetahuan Kepramukaan Nasional dan Internasional. Saya berharap kita sebagai anggota pramuka akan selalu haus akan pengetahuan tentang kepramukaan sehingga dalam kondisi apapun kita selalu bersikap sebagai bagaimana sikap yang diajarkan dan dituntun oleh Tri satya dan dhasa Darma Pramuka.
Visi
dasar kepanduan sejak awal didirikan Baden Powel berada pada wilayah pendidikan
nonformal sehingga berada pada ruang keterbukaan dalam melakukan penguatan,
perubahan, dan kreativitas untuk kemajuan bagi anggotanya. Ini berbeda dengan
pendidikan formal-informal yang dipenuhi birokrasi, prosedur, dan
kekakuan-kekakuan. Pramuka memilik gerak yang lebih lincah dalam berinteraksi
dengan perkembangan dunia luar yang demikian dinamis dan terus melesat cepat.
Apalagi dalam AD/ART gerakan Pramuka tegas mengamanatkan bahwa Pramuka
bertujuan membina mental-spiritual bagi generasi muda. Pramuka dapat diharapkan
perannya yang lebih besar karena problem mental spiritual inilah yang saat ini
menjadi penyakit krusial bangsa ini, termasuk pada generasi mudanya.
Terlebih,
hingga hari ini, Pramuka bisa dikatakan sebagai satu-satunya organisasi
kepemudaan di negeri ini yang paling steril dari hiruk-pikuk kepentingan
ekonomi politik. Hampir tidak pernah ada kekisruhan di dalam Pramuka. Pramuka
benar-benar bercitra bening, suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.
Keunggulan inilah yang menyebabkan Pramuka dapat dengan tanpa hambatan masuk ke
segala jenis dan jenjang pendidikan dari tingkat terendah hingga perguruan
tinggi, bahkan di tengah-tengah masyarakat.
Keunggulan
legitimasi yang demikian sempurna, selayaknya para aktivis dan pelopor gerakan
Pramuka senantiasa mengolah aspek-aspek pedagogis, andragogis, dan psikologis
dalam mewujudkan watak luhur generasi muda bangsa dan mandiri dengan segala
bekal keterampilan praktis. Ini bukan pekerjaan mudah di tengah krisis bangsa
yang dalam; mental generasi muda yang gandrung keinstanan, alergi terhadap
proses perjalanan. Di pihak lain, pendidikan formal hanya mampu meng-cover
aspek sedikit dari ranah kognitif, sementara afeksi dan psikomotorik menjadi
barang langka.
Amanat
Sri Sultan Hamengku Buwono IX pada Kongres 17 gerakan Pramuka di Jepang 1971
sangat luhur yang dalam mewujudkan kesiapan internal gerakan Pramuka yang
paripurna. Anggota Pramuka bukan hanya dididik menjadi warga negara yang baik,
tetapi juga menjadi manusia yang baik. Dalam rumusan pendidikan, Pramuka
bertujuan membentuk good man (manusia yang baik),
yaitu manusia yang berdaya, terdidik, dan berbudaya.
Label: Kepramukaan
Salam
Pramuka,
Apa kabar
Kakak-kakak dan adik-adik sekalian, Baik-baik saja kan? Syukur dech kalau
begitu. Pada kesempatan kali ini kami akan share tentang Lambang, Bentuk dan
Arti Kiasan Gerakan Pramuka. Nah Barang kali diantara kalian ada yang belum
mengetahui tentang Lambang, Bentuk dan Arti Kiasan Gerakan Pramuka Silahkan
dibaca hingga selesai.
Lambang
gerakan pramuka adalah tanda pengenal tetap yang mengkiaskan cita-cita setiap
anggota Gerakan Pramuka. Lambang tersebut diciptakan oleh Bapak Soehardjo
Admodipura, seorang pembina Pramuka yang aktif bekerja di lingkungan Departemen
Pertanian dan kemudian digunakan sejak 16 Agustus 1961. Lambang ini ditetapkan
dengan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 06/KN/72 tahun
1972.
Bentuk dan Arti Kiasan
Bentuk
lambang gerakan pramuka itu adalah Silhouette tunas kelapa. Arti kiasan lambang
gerakan pramuka :
Buah
nyiur
Buah Nyior dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal, dan istilah cikal bakal di
Indonesia berarti penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru.
Jadi lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka
merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
Buah
nyiur
Buah Nyior dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Jadi lambang
itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka adalah seorang yang rohaniah dan
jasmaniah sehat, kuat, dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala
tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk
mengabdi pada tanah air dan bangsa Indonesia.
Nyiur
Nyior dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam
menyesuaikan diri dalam mesy dimana dia berada dan dalam keadaan bagaimanapun
juga.
Nyiur
tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di
Indonesia. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka mempunyai cita-cita
yang tinggi dan lurus, yakni yang mulia dan jujur, dan dia tetap tegak tidak
mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
Nyiur
Nyior adalah pohon yang serba guna dari ujung atas hingga akarnya. Jadi lambang
itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka adalah manusia yang berguna, dan membaktikan
diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan negara Republik
Indonesia serta kepada umat manusia.
Akar
nyiur
tumbuh kuat dan erat di dalam tanah. Jadi lambang itu mengkiaskan
tekad dan keyakinan tiap pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan
landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata ialah tekad dan keyakinan
yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
Label: Kepramukaan
Gagasan Boden Powell yang cemerlang dan menarik itu
akhirnya menyebar ke berbagai negara termasuk Netherland atau Belanda dengan
nama Padvinder. Oleh orang Belanda gagasan itu dibawa ke Indonesia dan
didirikan organisasi oleh orang Belanda di Indonesia dengan nama NIPV (Nederland
Indische Padvinders Vereeniging = Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda).
Oleh pemimpin-pemimpin gerakan nasional dibentuk
organisasi kepanduan yang bertujuan membentuk manusia Indonesia yang baik dan
menjadi kader pergerakan nasional. Sehingga muncul bermacam-macam organisasi
kepanduan antara lain JPO (Javaanse Padvinders Organizatie) JJP
(Jong Java Padvindery), NATIPIJ (Nationale Islamitsche Padvindery), SIAP
(Sarekat Islam Afdeling Padvindery), HW (Hisbul Wathon).
Dengan adanya larangan pemerintah Hindia Belanda
menggunakan istilah Padvindery maka K.H. Agus Salim menggunakan nama
Pandu atau Kepanduan.
Dengan meningkatnya kesadaran nasional setelah
Sumpah Pemuda, maka pada tahun 1930 organisasi kepanduan seperti IPO, PK (Pandu
Kesultanan), PPS (Pandu Pemuda Sumatra) bergabung menjadi KBI (Kepanduan Bangsa
Indonesia). Kemudian tahun 1931 terbentuklah PAPI (Persatuan Antar Pandu
Indonesia) yang berubah menjadi BPPKI (Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan
Indonesia) pada tahun 1938.
Pada waktu pendudukan Jepang Kepanduan di Indonesia
dilarang sehingga tokoh Pandu banyak yang masuk Keibondan, Seinendan dan PETA.
Setelah tokoh proklamasi kemerdekaan dibentuklah
Pandu Rakyat Indonesia pada tanggal 28 Desember 1945 di Sala sebagai
satu-satunya organisasi kepanduan.
Dari Kepanduan Ke Pramuka
Sekitar tahun 1961 kepanduan Indonesia terpecah
menjadi 100 organisasi kepanduan yang terhimpun dalam 3 federasi organisasi
yaitu IPINDO (Ikatan Pandu Indonesia) berdiri 13 September 1951, POPPINDO
(Persatuan Pandu Puteri Indonesia) tahun 1954 dan PKPI (Persatuan Kepanduan
Puteri Indonesia)
Menyadari kelemahan yang ada maka ketiga federasi
melebur menjadi satu dengan nama PERKINDO (Persatuan Kepanduan Indonesia).
Karena masih adanya rasa golongan yang tinggi
membuat Perkindo masih lemah. Kelemahan gerakan kepanduan Indonesia akan
dipergunakan oleh pihak komunis agar menjadi gerakan Pioner Muda seperti yang
terdapat di negara komunis. Akan tetapi kekuatan Pancasila dalam Perkindo
menentangnya dan dengan bantuan perdana Menteri Ir. Juanda maka perjuangan
menghasilkan Keppres No. 238 tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka yang
pada tanggal 20 Mei 1961 ditandatangani oleh Pjs Presiden RI Ir Juanda karena
Presiden Soekarno sedang berkunjung ke Jepang.
PADA 14 Agustus 1961, Pejabat Presiden RI PM
Ir. Juanda mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 238 tentang penetapan
Pramuka (Praja Muda Karana) sebagai satu-satunya wadah kepanduan nasional dan
mengangkat Sri Sultan Hamengku Buwono IX sebagai ketua Majelis Pimpinan Gerakan
Pramuka pertama. Tanggal tersebut menandai ditetapkannya Hari Pramuka di
Indonesia yang terus diperingati hingga hari ini. Meskipun penetapan Pramuka
sebagai pandu nasional yang tunggal, sejarah gerakan Pramuka telah ada di
Indonesia sejak 1912 sebagai bagian dari pemerintah kolonial Belanda. Pandu
pertama telah ada pada 1916 dengan nama Javaanse Padvinders Organisatie” (JPO);
berdiri atas prakarsa S.P. Mangkunegara VII.
Label: Kepramukaan
Salam Pramuka...!
Seorang Pramuka Apabila tidak bisa mengerti dan tidak bisa mengamalkan Tri Satya dan Dasa Dharma Belum dapat disebut dengan Seorang Pramuka Sejati, apalagi Tidak Menghafalnya. sudahkah kalian menghafal atau sudahkah kalian memahami dan mengamalkan isi dasi Tri Satya dan Dasa Dharma..?
Mari Kita menghafal dan mari kita mengamalkannya, jadilah kita sebagai seorang pramuka sejati..! teruslah berusaha untuk merubah diri kita menjadi yang lebih baik dan selalu beramal sholeh. Dibawah ini saya Tulis Tri Satya dan Dasa Dharma untuk kita seorang Pramukan dan untuk kita semua.
Tri Satya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menjalankan pancasila.
2. Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat
3. Menepati Dasa Dharma
2. Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat
3. Menepati Dasa Dharma
Dasa Dharma Pramuka
Pramuka itu :
1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
3. Patriot yang sopan dan kesatria
4. Patuh dan suka bermusyawarah
5. Rela Menolong dan tabah
6. Rajin, terampil dan gembira
7. Hemat, cermat, dan bersahaja
8. Disiplin Berani dan setia
9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya
10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan
1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
3. Patriot yang sopan dan kesatria
4. Patuh dan suka bermusyawarah
5. Rela Menolong dan tabah
6. Rajin, terampil dan gembira
7. Hemat, cermat, dan bersahaja
8. Disiplin Berani dan setia
9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya
10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan
Nah itu dia TeksTri Satya dan Dasa Dharma Pramuka yang dapat kita jadikan pedoman hidup demi kehidupan yang bahagia dunia dan akhirat Nanti.
Salam Pramuka...!
Label: Kepramukaan
Salam Pramuka
Mengingat Pentingnya Mengenali Alam Sekitar maka kami Pramuka Nurul Amal Melakukan Lintas Medan atau yang kita kenal Jelajah Alam. Acara ini kami laksanakan kemarin pada hari Minggu Tanggal 24 Pebruari 2013. Lintas Medan ini diikuti oleh 100 (Seratus) Siswa dan Siswi Lembaga Pendidikan Islam Nurul Amal. Sebanyak Seratus Andika tersebut dijadikan 10 Regu.
Dalam perjalannya kami juga membentuk Pos-pos yang setiap Postnya kami memberikan berbagai tugas sebagai latihan atau mengolah pengetahuan yang sudah diberikan pada andika di dalam kelas. Selain itu juga latihan berkomunikasi Bahasa Indonesia yang baik sesuai dengan EYD.
Dilaksanakan Acara Lintas Medan di Lembaga Pendidikan Islam Nurul Amal selain pentingnya mengenal alam juga melatih Mental dan Fisik dari Andika Pramuka Nurul Amal. Sehingga ketika nanti ada ajang perlombaan baik ditingkat Regional maupun ditingkat Nasional Sudah tidak perlu diragukan lagi ungkap Pembina Pramuka Nurul Amal yaitu Jawahir Mansyuri dan juga Khairul Anwar.
Pembina Pramuka Nurul Amal Jawahir Mansyuri dan juga Khairul Anwar merupakan Alumni Pramuka Alpen yang sudah pengalaman dalam dunia Pramuka sehingga dalam mendidik Andika Pramuka Nurul Amal selalu mendapatkan cara-cara baru untuk membuat Andika Pramuka Nurul Amal Senang Dan Gembira mengikuti Program Extra Kurikuler Sekolah Di Lembaga Pendidikan Islam Nurul Amal.
Selain ada dua Pembina Pramuka Nurul Amal juga ada Pembina Pembantu yaitu Guru Tugas dari Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan dan juga dari Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-bata Pamekasan yaitu Ust. Hamid dan juga Ust. Syamsul.
Salam Pramuka
Label: Kepramukaan
English Version
"Dear Scouts,
If you have ever seen the play "Peter Pan" you will remember how the pirate chief was always making his dying speech because he was afraid that possibly when the time came for him to die he might not have time to get it off his chest. It is much the same with me, and so, although I am not at this moment dying, I shall be doing so one of these days and I want to send you a parting word of good-bye.
Remember, it is the last you will ever hear from me, so think it over.
I have had a most happy life and I want each one of you to have as happy a life too.
I believe that God put us in this jolly world to be happy and enjoy life. Happiness doesn't come from being rich, nor merely from being successful in your career, nor by self-indulgence. One step towards happiness is to make yourself healthy and strong while you are a boy, so can be useful and so you can enjoy life when you are a man.
Nature study will show you how full of beautiful and wonderful things God has made the world for you to enjoy. Be contented with what you have got and make the best of it. Look on the bright side of things instead of the gloomy one.
But the real way to get happiness is by giving out happiness to other people. Try and leave this world a little better than you found it and when your turn comes to die, you can die happy in feeling that at any rate you have not wasted your time but have done your best. "BE PREPARED" in this way, to live happy and to die happy - stick to your Scout promise always - even after have ceased to be a boy - and God help you to do it.
Your Friend,
Baden-Powell
Versi Indonesia
"Untuk para pandu
jika kamu pernah melihat permainan "Peter Pan" kamu akan ingat bagaimana si kepala bajak laut selalu membuat wasiatnya karena dia takut bahwa mungkin saja tiba saat nya dia meninggal mungkin dia tidak punya waktu untuk mendapatkan itu dari dadanya. hal ini sama dengan saya, jadi, meskipun saat ini saya tidak sekarat, tapi saya akan mengalaminya suatu hari nanti dan saya ingin mengirimkan sebuah kata perpisahan.
ingat, ini adalah kali terakhir yang pernah anda dengar dari saya, jadi pikirkanlah hal ini.
saya memiliki kehidupan yang paling bahagia dan saya ingin setiap orang dari kalian untuk bisa mendapatkan kehidupan yang bahagia juga.
saya percaya bahwa Tuhan menempatkan kita di dunia yang riang ini untuk bahagia dan menikmati hidup. kebahagiaan tidak datang dari kekayaan,tidak hanya menjadi sukses dalam pekerjaan/karir anda, atau dengan menyenangkan diri sendiri. satu langkah menuju kebahagiaan adalah membuat diri anda sehat dan kuat saat anda muda,sehingga dapat berguna dan sehingga anda dapt menikmati hiidup ketika anda telah menjadi pria dewasa.
pelajaran alam akan menunjukan seberapa besar keindahan dan luar biasanya Tuhan yang telah menciptakan dunia untuk anda nikmati. puas dengan apa yang telah anda dapatkan dan buat yang terbaik dari itu. lihatlah sesuatu dari sisi terang bukan di yang gelapnya.
tapi jalan sebenarnya untuk mendapatkan kebahagiaan adalah memberikan kebahagiaan kepada orang lain. coba dan tinggalkan dunia ini sedikit lebih baik dari ketika anda menemukannya dan ketika sudah tiba saatnya anda mati, anda bisa mati dalam perasaan bahagia karena anda tidak menyia-nyiakan waktu hidup anda tapi anda telah memberikan yang terbaik. "SIAP SEDIA" dengan cara ini, untuk hidup bahagia dan mati bahagia -selalu memegang janji pandu-bahkan ketika anda tidak lagi menjadi seorang bocah- dan Tuhan selalu membantu anda untuk melakukannya.
Temanmu,
Baden-Powell
Label: Kepramukaan
A. Pendahuluan
Pendidikan Kepramukaan di Indonesia merupakan salah satu segi pendidikan nasional yang penting, yang merupakan bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Untuk itu perlu diketahui sejarah perkembangan Kepramukaan di Indonesia.
B. Sejarah Singkat Gerakan Pramuka
Gagasan Boden Powell yang cemerlang dan menarik itu akhirnya menyebar ke berbagai negara termasuk Netherland atau Belanda dengan nama Padvinder. Oleh orang Belanda gagasan itu dibawa ke Indonesia dan didirikan organisasi oleh orang Belanda di Indonesia dengan nama NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging = Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda).
Oleh pemimpin-pemimpin gerakan nasional dibentuk organisasi kepanduan yang bertujuan membentuk manusia Indonesia yang baik dan menjadi kader pergerakan nasional. Sehingga muncul bermacam-macam organisasi kepanduan antara lain JPO (Javaanse Padvinders Organizatie) JJP (Jong Java Padvindery), NATIPIJ (Nationale Islamitsche Padvindery), SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvindery), HW (Hisbul Wathon).
Dengan adanya larangan pemerintah Hindia Belanda menggunakan istilah Padvindery maka K.H. Agus Salim menggunakan nama Pandu atau Kepanduan.
Dengan meningkatnya kesadaran nasional setelah Sumpah Pemuda, maka pada tahun 1930 organisasi kepanduan seperti IPO, PK (Pandu Kesultanan), PPS (Pandu Pemuda Sumatra) bergabung menjadi KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia). Kemudian tahun 1931 terbentuklah PAPI (Persatuan Antar Pandu Indonesia) yang berubah menjadi BPPKI (Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia) pada tahun 1938.
Pada waktu pendudukan Jepang Kepanduan di Indonesia dilarang sehingga tokoh Pandu banyak yang masuk Keibondan, Seinendan dan PETA.
Setelah tokoh proklamasi kemerdekaan dibentuklah Pandu Rakyat Indonesia pada tanggal 28 Desember 1945 di Sala sebagai satu-satunya organisasi kepanduan.
Sekitar tahun 1961 kepanduan Indonesia terpecah menjadi 100 organisasi kepanduan yang terhimpun dalam 3 federasi organisasi yaitu IPINDO (Ikatan Pandu Indonesia) berdiri 13 September 1951, POPPINDO (Persatuan Pandu Puteri Indonesia) tahun 1954 dan PKPI (Persatuan Kepanduan Puteri Indonesia)
Menyadari kelemahan yang ada maka ketiga federasi melebur menjadi satu dengan nama PERKINDO (Persatuan Kepanduan Indonesia).
Karena masih adanya rasa golongan yang tinggi membuat Perkindo masih lemah. Kelemahan gerakan kepanduan Indonesia akan dipergunakan oleh pihak komunis agar menjadi gerakan Pioner Muda seperti yang terdapat di negara komunis. Akan tetapi kekuatan Pancasila dalam Perkindo menentangnya dan dengan bantuan perdana Menteri Ir. Juanda maka perjuangan menghasilkan Keppres No. 238 tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka yang pada tanggal 20 Mei 1961 ditandatangani oleh Pjs Presiden RI Ir Juanda karena Presiden Soekarno sedang berkunjung ke Jepang.
Di dalam Keppres ini gerakan pramuka oleh pemerintah ditetapkan sebagai satu-satunya badan di wilayah Indonesia yang diperkenankan menyelenggarakan pendidikan kepramukaan, sehingga organisasi lain yang menyerupai dan sama sifatnya dengan gerakan pramuka dilarang keberadaannya.
C. Perkembangan Gerakan Pramuka
Ketentuan dalam Anggaran Dasar gerakan pramuka tentang prinsip-prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan yang pelaksanaannya seperti tersebut di atas ternyata banyak membawa perubahan sehingga pramuka mampu mengembangkan kegiatannya. Gerakan pramuka ternyata lebih kuat organisasinya dan cepat berkembang dari kota ke desa.
Kemajuan Gerakan Pramuka akibat dari sistem Majelis Pembimbing yang dijalankan di tiap tingkat, dari tingkat Nasional sampai tingkat Gugus Depan. Mengingat kira-kira 80 % penduduk Indonesia tinggal di pedesaan dan 75 % adalah petani maka tahun 1961 Kwarnas Gerakan Pramuka menganjurkan supaya para pramuka mengadakan kegiatan di bidang pembangunan desa. Pelaksanaan anjuran ini terutama di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat menarik perhatian Pimpinan Masyarakat. Maka tahun 1966 Menteri Pertanian dan Ketua Kwartir Nasional mengeluarkan instruksi bersama pembentukan Satuan Karya Taruna Bumi. Kemudian diikuti munculnya saka Bhayangkara, Dirgantara dan Bahari. Untuk menghadapi problema sosial yang muncul maka pada tahun 1970 menteri Transmigrasi dan Koperasi bersama dengan Ka Kwarnas mengeluarkan instruksi bersama tentang partisipasi gerakan pramuka di dalam penyelenggaraan transmigrasi dan koperasi. Kemudian perkembangan gerakan pramuka dilanjutkan dengan berbagai kerjasama untuk peningkatan kegiatan dan pembangunan bangsa dengan berbagai instansi terkait.
Label: Kepramukaan
A. Pendahuluan
Kalau kita mempelajari sejarah pendidikan kepramukaan kita tidak dapat lepas dari riwayat hidup pendiri gerakan kepramukaan sedunia Lord Robert Baden Powell of Gilwell.
Hal ini disebabkan pengalaman beliaulah yang mendasari pembinaan remaja di negara Inggris. Pembinaan remaja inilah yang kemudian tumbuh berkembang menjadi gerakan kepramukaan.
B. Riwayat hidup Baden Powell
Lahir tanggal 22 Pebruari 1857 dengan nama Robert Stephenson Smyth. Ayahnya bernama powell seorang Professor Geometry di Universitas Oxford, yang meninggal ketika Stephenson masih kecil.
Pengalaman Baden Powell yang berpengaruh pada kegiatan kepramukaan banyak sekali dan menarik diantaranya :
a. Karena ditinggal bapak sejak kecil, maka mendapatkan pembinaan watak ibunya.
b. Dari kakaknya mendapat latihan keterampilan berlayar, berenang, berkemah, olah raga dan lain-lainnya.
c. Sifat Baden Powell yang sangat cerdas, gembira, lucu, suka main musik, bersandiwara, berolah raga, mengarang dan menggambar sehingga disukai teman-temannya.
d. Pengalaman di India sebagai pembantu Letnan pada Resimen 13 Kavaleri yang berhasil mengikuti jejak kuda yang hilang di puncak gunung serta keberhasilan melatih panca indera kepada Kimball O’Hara.
e. Terkepung bangsa Boer di kota Mafeking, Afrika Selatan selama 127 hari dan kekurangan makan.
f. Pengalaman mengalahkan Kerajaan Zulu di Afrika dan mengambil kalung manik kayu milik Raja Dinizulu.
Pengalaman ini ditulis dalam buku “Aids To Scouting” yang merupakan petunjuk bagi Tentara muda Inggris agar dapat melaksanakan tugas penyelidik dengan baik.
William Smyth seorang pimpinan Boys Brigade di Inggris minta agar Baden Powell melatih anggotanya sesuai dengan pengalaman beliau itu.
Kemudian dipanggil 21 pemuda dari Boys Brigade di berbagai wilayah Inggris, diajak berkemah dan berlatih di pulau Browns Sea pada tanggal 25 Juli 1907 selama 8 hari.
Tahun 1910 BP pensiun dari tentara dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. Pada tahun 1912 menikah dengan Ovale St. Clair Soames dan dianugerahi 3 orang anak. Beliau mendapat titel Lord dari Raja George pada tahun 1929 Baden Powell meninggal tanggal 8 Januari 1941 di Nyeri, Kenya, Afrika.
C. Sejarah Kepramukaan Sedunia
Awal tahun 1908 Baden Powell menulis pengalamannya untuk acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya ini dibuat buku dengan judul “Scouting For Boys”. Buku ini cepat tersebar di Inggris dan negara-negara lain yang kemudian berdiri organisasi kepramukaan yang semula hanya untuk laki-laki dengan nama Boys Scout.
Tahun 1912 atas bantuan adik perempuan beliau, Agnes didirikan organisasi kepramukaan untuk wanita dengan nama Girl Guides yang kemudian diteruskan oleh istri beliau.
Tahun 1916 berdiri kelompok pramuka usia siaga dengan nama CUB (anak serigala) dengan buku The Jungle Book karangan Rudyard Kipling sebagai pedoman kegiatannya. Buku ini bercerita tentang Mowgli si anak rimba yang dipelihara di hutan oleh induk serigala.
Tahun 1918 beliau membentuk Rover Scout bagi mereka yang telah berusia 17 tahun. Tahun 1922 beliau menerbitkan buku Rovering To Success (Mengembara Menuju Bahagia). Buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju ke pantai bahagia.
Tahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama di Olympia Hall, London. Beliau mengundang pramuka dari 27 Negara dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).
Tahun 1924 Jambore II di Ermelunden, Copenhagen, Denmark
Tahun 1929 Jambore III di Arrow Park, Birkenhead, Inggris
Tahun 1933 Jambore IV di Godollo, Budapest, Hongaria
Tahun 1937 Jambore V di Vogelenzang, Blomendaal, Belanda
Tahun 1947 Jambore VI di Moisson, Perancis
Tahun 1951 Jambore VII di Salz Kamergut, Austria
Tahun 1955 Jambore VIII di sutton Park, Sutton Coldfild, Inggris
Tahun 1959 Jambore IX di Makiling, Philipina
Tahun 1963 Jambore X di Marathon, Yunani
Tahun 1967 Jambore XI di Idaho, Amerika Serikat
Tahun 1971 Jambore XII di Asagiri, Jepang
Tahun 1975 Jambore XIII di Lillehammer, Norwegia
Tahun 1979 Jambore XIV di Neishaboor, Iran tetapi dibatalkan
Tahun 1983 Jambore XV di Kananaskis, Alberta, Kanada
Tahun 1987 Jambore XVI di Cataract Scout Park, Australia
Tahun 1991 Jambore XVII di Korea Selatan
Tahun 1995 Jambore XVIII di Belanda
Tahun 1999 Jambore XIX di Chili, Amerika Selatan
Tahun 2003 Jambore XX di Thailand
Tahun 1914 beliau menulis petunjuk untuk kursus Pembina Pramuka dan baru dapat terlaksana tahun 1919. Dari sahabatnya yang bernama W.F. de Bois Maclarren, beliau mendapat sebidang tanah di Chingford yang kemudian digunakan sebagai tempat pendidikan Pembina Pramuka dengan nama Gilwell Park.
Tahun 1920 dibentuk Deewan Internasional dengan 9 orang anggota dan Biro Sekretariatnya di London, Inggris dan tahun 1958 Biro Kepramukaan sedunia dipindahkan dari London ke Ottawa Kanada. Tanggal 1 Mei 1968 Biro kepramukaan Sedunia dipindahkan lagi ke Geneva, Swiss.
Sejak tahun 1920 sampai 19 Kepala Biro Kepramukaan Sedunia dipegang berturut-turut oleh Hebert Martin (Inggris). Kolonel J.S. Nilson (Inggris), Mayjen D.C. Spry (Kanada) yang pada tahun 1965 diganti oleh R.T. Lund 1 Mei 1968 diganti lagi oleh DR. Laszio Nagy sebagai Sekjen.
Biro Kepramukaan sedunia Putra mempunyai 5 kantor kawasan yaitu Costa Rica, Mesir, Philipina, Swiss dan Nigeria. Sedangkan Biro kepramukaan Sedunia Putri bermarkas di London dengan 5 kantor kawasan di Eropa, Asia Pasifik, Arab, Afrika dan Amerika Latin
Label: Kepramukaan
Dalam postingan kali ini PNA akan berbagi tentang Sistem among dalam Gerakan Pramuka
A. Pendidikan dalam Gerakan Pramuka ditinjau dari hubungan antara pembina dengan anggota muda dan anggota dewasa muda menggunakan sistem among.
B. Sistem Among berarti mendidik anggota Gerakan Pramuka menjadi insan merdeka jasmani, rokhani, dan pikirannya, disertai rasa tanggungjawab dan kesadaran akan pentingnya bermitra dengan orang lain.
C. Sistem among mewajibkan anggota dewasa Gerakan Pramuka melaksanakan prinsip-prinsip kepemimpinan sebagai berikut:
a. Ing ngarso sung tulodo arti harfiyanya di depan menjadi teladan;
b. Ing madyo mangun karso arti harfiyanya di tengah membangun kemauan;
c. Tut wuri handayani arti harfiyanya dari belakang memberi dorongan dan pengaruh yang baik ke arah kemandirian.
Nah sedangkan Arti atau makna yang sebenarnya itu merupakan satu keterkaitan. Seorang Pembina harus bisa melaksanakan ing yang pertama yaitu memberikan teladan yang baik kepada anak didiknya. Kalo ing pertama ini sudah mulai membentuk karakter anak didiknya, maka ing kedua akan lebih mudah dilakukan, selanjutnya adalah tinggal melepas anak didik sambil memantau kegiatan mereka.
D. Dalam melaksanakan tugasnya anggota dewasa wajib bersikap dan berperilaku berdasarkan:
a. Cinta kasih, kejujuran, keadilan, kepatutan, kesederhanaan, kesanggupan berkorban dan rasa kesetiakawanan sosial.
b. Disiplin disertai inisiatif dan tanggungjawab terhadap diri sendiri, sesama manusia, negara dan bangsa, alam dan lingkungan hidup, serta bertanggung-jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa.
E. Hubungan anggota dewasa dengan anggota muda dan anggota dewasa muda merupakan hubungan khas, yaitu setiap anggota dewasa wajib memperhatikan perkembangan anggota muda dan anggota dewasa muda secara pribadi agar perhatian terhadap pembinaannya dapat dilaksanakan sesuai dengan tujuan kepramukaan.
F. Anggota Dewasa berusaha secara bertahap menyerahkan pimpinan kegiatan sebanyak mungkin kepada anggota dewasa muda, sedangkan anggota dewasa secara kemitraan memberi semangat, dorongan dan pengaruh yang baik.
Label: Kepramukaan
;;
Subscribe to:
Komentar (Atom)

